Please wait while flipbook is loading. For more related info, FAQs and issues please refer to DearFlip WordPress Flipbook Plugin Help documentation.

A Grassroot Movement for Sustainability

Polusi sampah adalah salah satu penyebab kehancuran ekologis, namun sampah bukanlah musuh manusia, tanpa disadari sampah telah menjadi bagian dari peradaban. Sampah menjadi momok bagi lingkungan jika tidak dikelola dengan baik, ketidakpedulian soal sampah secara langsung dan tidak langsung mensponsori kerusakan alam. Sebaliknya dengan pengelolaan yang tepat, sampah adalah material baru yang memiliki potensi energi dan ekonomi.

Dengan semangat yang sama dan bersamaan dengan Presidensi G20 di Indonesia, serta program Kampung Bahari Nusantara TNI Angkatan Laut, Puri Ageng Blahbatuh melalui program Mulung Parahita berkolaborasi dengan TNI Angkatan Laut Republik Indonesia berinovasi menciptakan Ekosistem Penanganan Lingkungan yang menggerakkan desa-desa pesisir untuk bersama-sama menjalankan pengelolaan sampah berbasis sumber secara digital dan mewujudkan ekonomi sirkular.

Sinergitas Mulung Parahita dan TNI Angkatan Laut dalam menjalankan Pengelolaan Ruang Laut dan Pelindungan Lingkungan Laut melalui Ekosistem Penanganan Lingkungan yang berjalan selaras dengan Program TNI Angkatan Laut yaitu Penanaman Mangrove Nasional secara serentak, yang merupakan upaya untuk mendukung Program Penanggulangan Bencana Perubahan Iklim dan Cuaca Global.

Pada Selasa, 07 Juni 2022,  di Hotel Shangri-La Jakarta tokoh-tokoh nasional seperti, Inspektur Jenderal (Purn.) Drs. Sidarto Danusubroto, S.H – Dewan Pertimbangan Presiden, Laksma TNI DR. Suradi Agung Slamet, S.T, S.Sos, M.M – Kepala Dinas Potensi Maritim Angkatan Laut, Anak Agung Ngurah Kakarsana, S.E – Penglingsir Puri Ageng Blahbatuh, Firdaus Ali, M.Sc, PhD. – Pakar Lingkungan & Sumber Daya Air, yang sudah lama peduli dan mendukung kelestarian lingkungan melalui pengelolaan sampah yang baik dan benar. Keempat Tokoh Nasional masing-masing memberikan pandangannya mengenai isu penting ini dan berkomitmen untuk memulai aksi nyata terhadap darurat iklim di bumi pertiwi.

THE RISING TIDE

Sebagai langkah awal, kami mewujudkan komitmen serius kami dengan  kampanye lingkungan Solo Triathlon sejauh 1.293 km dari Bali menuju Jakarta selama 30 hari dalam Kampanye ke-2 yang bertajuk “The Rising Tide”. Kampanye ini diharapkan akan menjadi bagian gelombang perubahan untuk pemulihan lingkungan yang sejalan dengan komitmen Global dan Pemerintah Indonesia, dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals dan menyelesaikan masalah lingkungan, sekaligus berkontribusi dalam Penanggulangan Bencana Perubahan Iklim dan Cuaca Global dan Perbaikan lingkungan yang berkelanjutan melalui Ekosistem Penanganan Lingkungan.

“The Rising Tide” adalah gerakan lingkungan yang berfokus untuk mendorong aksi kerjasama berbagai pihak dalam menciptakan ekosistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan dari sumbernya (rumah tangga). Ini akan dilakukan dengan Triathlon sepanjang 1293 km dalam 30 hari dari Bali ke Jakarta untuk memulai langkah nyata.

Kampanye ini akan diselenggarakan secara hybrid yaitu on the ground dan Virtual yang akan menantang dan melibatkan masyarakat secara global. Kegiatan ini akan diliput oleh media massa lokal, baik cetak maupun elektronik. Di setiap check point Mulung akan berkolaborasi dengan mitra, influencer, Jurnalis, komunitas untuk membuat gerakan ini tersebar secara masif di media sosial untuk mempresentasikan kegiatan kami yang beragam dan kaya termasuk diskusi dan workshop dengan komunitas lokal.

Perjalanan Rising Tide Triathlon akan menjadi game-changer untuk mengubah perilaku konsumen untuk bertanggung jawab atas sampahnya sendiri, cara memilah sampah dari rumah, dan ekonomi sirkular.

Dengan kegiatan ini dan pendataan yang baik setelah acara digelar, diharapkan seluruh pemangku kepentingan dapat bersatu padu untuk berkomitmen pada rangkaian pemulihan. Tidak lagi berjalan sendiri tetapi bersama-sama, secara bersamaan melalui perjalanan pemulihan bagi lingkungan kita.

Rute Lengkap

Ambil Peran

The Last Hope

Setelah kemenangan kampanye pertamanya dalam seri “The Last Hope”, yang dilakukan oleh Marathon 466 Kms keliling Bali dalam 13 Hari, Mulung Parahita telah berhasil memajukan pemulihan lingkungan melalui:

  1. Penandatanganan kerjasama dengan Bupati Gianyar meliputi:
  • Pengembangan ekonomi sirkular dengan membangun fasilitas hardware dan software dalam ekosistem pengelolaan sampah.
  • Penyusunan peraturan daerah (Peraturan Bupati) di bidang pengelolaan sampah elektronik/digital.
  • Menciptakan lapangan kerja di Kabupaten Gianyar.
  1. Dukungan masyarakat sekitar melalui Paiketan Puri SeBali (Persatuan Kerajaan terbesar di Bali) melalui komitmen Panglingsir (Raja).
  2. Melibatkan partisipasi Generasi Z (18-24) melalui kerjasama dengan universitas dan komunitas sebagai relawan kampanye.
  3. Penghargaan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).

Dalam perjalanan Trilogi “A Recovery Towards Sustainability” ini, Mulung Parahita akan berjuang melalui “The Rising Tide” sebagai sekuel dari seri tahun 2022. Bab selanjutnya akan difokuskan untuk mendorong aksi kemitraan berbagai pihak dalam menciptakan ekosistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan dari sumbernya.

Lihat Pencapaian Kami

MITRA PEMERINTAH & MEDIA RESMI

SPONSOR

DIDUKUNG OLEH